SEHARUSNYA SEMANTAP JOGED CAISAR



(Hendra Amalfi, MD)


Beberapa waktu terakhir di salah satu stasiun televisi swasta, lagi gencar-gencarnya menayangkan joged Caisar. Tak heran lagi, bak gangnam style yang juga sempat "meracuni" banyak penduduk dunia dengan goyangannya yang unik dan kocak, joged caisar ternyata juga mendapatkan tempat di hati masyarakat, terkhusus di Indonesia. Mulai dari golongan usia muda hingga tua, semuanya hafal dan tampak energik saat menirukan joged caisar ini. Joged yang diiringi dengan alunan musik dangdut, musik khas Indonesia, ini menjadikan caisar style semakin meng-Indonesia. Bahkan di stasiun televisi tersebut, joged caisar ini juga diperlombakan. Mereka yang bisa bergoyang dengan atraktif dan semirip mungkin dengan gaya caisar akan mendapatkan hadiah. Begitulah fenomenal caisar style, mungkin yang sedang membaca artikel ini pernah memparaktikanya? Atau mungkin malah sering melihat tayangannya di televisi? Benar! Itu hanyalah sekedar pelepas penat dan lagi-lagi joged caisar adalah bagian dari sebuah hiburan. 

Melirik caisar style, sekilas penulis mengajak diri penulis dan pembaca yang istimewa untuk mereview lagi sebuah rangkaian gerakan-gerakan yang setiap hari kita praktikan. Yup! Shalat style. Sudahkan gaya dan gerakan shalat kita semantap joged caisar dengan kemiripan dan kelincahannya sewaktu joged itu diciptakan? Allah telah menciptakan sebuah gerakan, boleh sekiranya ini disebut pula sebuah style, jauh sebelum style-style yang ada sekarang hadir ke permukaan bumi. Shalat, seperti halnya caisar style, merupakan rangkaian gerakan yang diturunkan Allah SWT kepada Rasulullah SAW untuk dijadikan sebuah ibadah wajib kepada-Nya.

 


Jika caisar style yang notabenenya hanyalah sebuah hiburan belaka, bagaimana dengan gaya shalat kita yang jelas-jelas merupakan suatu kewajiban dan bentuk ibadah seorang muslim kepada Allah SWT? Jika ada yang lebih energik dan lincah dalam memperagakan caisar style, tentu seharusnya gerakan-gerakan shalat kita harus lebih sempurna sesuai yang diajarkan Rasulullah SAW. Kalau ada yang bias lebih mantap dalam memperagakan Caisar style, maka seharusnya kita jauh lebih mantap dan perfect lagi dalam gerakan ibadah shalat disamping bacaan yang pastinya menjadi poin dalam kualitas shalat kita. Tulisan ini tidak bermaksud men-judge atau menggurui, hanya sekedar ingin berbagi dan saling mengingatkan. Semangat berislam! (Bogor, 20.21)
1 tanggapan:

mdh2an kita perbagus sholat kita


Posting Komentar

BINGKAI AMALFI

Cara kita menulis adalah cara kita berpikir

Entri Populer

Blogroll

Diberdayakan oleh Blogger.

About me

Foto saya
"Lebih berkesan, ketika kita tahu tentang arti sebenarnya keberadaan kita. Bukan perkara apa yang kita miliki sekarang, tetapi perkara sejauh mana kita sudah mensyukuri itu semua"

Himbauan

Apapun yang rekan-rekan dapatkan, baca, dan pahami, mutlak ini adalah karya cipata anak manusia, yang jauh dari kesempurnaan. Adalah suatu kebenaran yang sangat saya hargai bilamana terdapat kekeliruan atau kesalahan untuk disampaikan guna perbaikan demi keutuhan cita-cita penulis.

Lawatan Silaturrahiim